Mau UANG???... Buruan GRATIS Registrasi KLIK DISINI

Minggu, 12 Oktober 2008

Kemarau Panjang, Nganjuk Krisis Air Bersih

Warta Jatim, Nganjuk - Kemarau panjang sejak 5 bulan terakhir mengakibatkan ribuan warga Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, mengalami krisis air bersih. Untuk mendapatkan air bersih, warga harus mencari sumber air yang berjarak 5 sampai 10 kilometer.

Sugeng Haryanto, warga Desa Sanan, menuturkan, dalam sepekan terakhir sumur yang biasa dipakai untuk mendapatkan air mulai kering. Hal serupa terjadi di Desa Jatirejo, Macanan, Loceret, dan Ngetos.

Pemerintah Daerah Nganjuk telah mengantisipasi krisis air bersih, antara lain mengirim bantuan air dari PDAM. Namun, tidak semua warga mendapatkan bantuan itu karena jumlahnya terbatas.

"Setiap mobil tangki air bersih datang, warga berebut. Akibatnya banyak warga yang tidak kebagian. Selain itu, air dari PDAM hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan kami dua hari," ujar Sugeng, Minggu (12/10).

Bantuan air bersih 4.000 liter itu diberikan seminggu sekali. Padahal, warga yang membutuhkan air bersih jumlahnya ribuan. Warga berharap PDAM menambah kiriman air bersih tersebut.

Sunoto, petugas PDAM Kabupaten Nganjuk, membantah pernyataan itu. Menurut dia, jumlah air bersih yang dikirim ke tiap-tiap desa sudah sesuai permintaan yang diajukan kepala desa. Pihaknya hanya memberikan bantuan sesuai yang diajukan. Dia meminta warga mengajukan tambahan pasokan melalui kepala desa.

Warga 5 desa di lereng Gunung Wilis ini kadang memanfaatkan air selokan yang telah disaring untuk kebutuhan mandi, cuci, dan kakus. Jika tidak mendapatkan bantuan air bersih mereka kerap menggunakan air selokan untuk minum dan memasak. (red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar