Mau UANG???... Buruan GRATIS Registrasi KLIK DISINI

Jumat, 01 Mei 2009

Serikat Buruh Jatim Tuntut Keadilan ke Kantor Gubernur


Warta Jatim, Surabaya - Ribuan buruh anggota Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), menggelar unjuk rasa di depan kantor Gubernur Jatim. Mereka menuntut Gubernur Jatim menegakkan UU Ketenagakerjaan, serta menolak sistem kerja kontrak dan out sourching.

Koordinator KASBI Jawa Timur, Jamaluddin mengatakan, selama ini buruh sering dijadikan “tumbal” oleh para pengusaha. Akibat krisis global, banyak buruh dipecat untuk mengurangi biaya produksi perusahaan.

Menurut Jamaluddi, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur dalam mengatasi sengketa ketenaga kerjaan kerap tidak berpihak pada buruh. Putusan yang dihasilkan Pengadilan Hubungan Industrial juga kerap merugikan buruh.

“Kami meminta Gubernur Jatim Soekarwo, membubarkan pengawas Disnakertrans yang mandul, dan mengusulkan pemerintah pusat membentuk pengawas ketenagakerjaan independen di tingkat nasional,” kata Jamaluddin, Jumat (1/5).

Selain itu, KASBI dan FSPMI meminta Gubernur Jatim, membuat peraturan khusus yang memperhatikan hak buruh perempuan dan penyandang cacat. Sebab, selama ini buruh perempuan dan penyandang cacat kerap mendapatkan perlakuan diskriminatif dari perusahaan. (red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar